BoutiqueAnnette.com

  

Beste Artikel:

  
Main / Klasifikasi bmi menurut wer 2012

Klasifikasi bmi menurut wer 2012

Glukosa tidak dapat dimetabolisme lebih lanjut sebelum diubah oleh reaksi ATP menjadi glukosa 6-fosfat. Reaksi ini dikatalis oleh enzim heksokinase yang tidak spesifik dan juga oleh enzim glukokinase yang spesifik di dalam hati.

Reaksi ini, dalam arah sebaliknya, hidrolisa sederhana glukosa 6-fosfat menjadi glukosa, Universitas Sumatera Utaradikatalis oleh glukosa 6-fosfatase Murray, Granner, Mayes, dan Rodwell, 2003. fosfat. Glukosa Yang Tidak Dikonversi Menjadi Glikogen Hati Dapat Dioksidasi Menjadi Glikogen Otot Atau Dikonversi Menjadi Lemak Dan Disimpan Dalam Depot-Depot Lemak Setelah Melalui Sirkulasi Sistemik Jaringan.

Glikogen di dalam hati berfungsi sebagai cadangan karbohidrat dan akan melepaskan glukosa ke sirkulasi jika terjadi penurunan konsentrasi glukosa di dalam darah. Glikogen otot dikonversi menjadi asam laktat oleh glikolisis anaerob karena otot tidak memiliki enzim glukosa 6-fosfatase Murray, Granner, Mayes, dan Rodwell, 2003. membagi nilai berat badan kg dengan tinggi badan m.

Seseorang Yang Mengalami Obesitas Biasanya Ditandai Dengan Nilai BMI-Nya Yang Diatas 30. Dengan Cara Membandingkan Antara Berat Badan Dengan Tinggi Badan. Justia, N. L. Universitas Sumatra Utara.

30 Tage lang kostenlos lesen. Markieren Sie für unangemessenen Inhalt. Verwandte Titel. Zur Seite springen. Suche innerhalb des Dokuments. Metabolisme Energi pada Obesitas Glukosa tidak dapat dimetabolisme lebih lanjut sebelum diubah oleh reaksi ATP menjadi glukosa 6-fosfat. Justia, 2012 Sumber: Murray, dkk. Biokimia Harper Edisi 25. EGC; 195-205. Mehr von SatrioUtomo. Manuel Chandler. Anggun Amanda Saveriia.

(с) 2019 BoutiqueAnnette.com